0 0 Read Time:4 Minute, 13 Second SURABAYA – SUV listrik cerdas mulai semakin ramai di pasar Jawa Timur. Salah satu pendatang baru yang menarik perhatian adalah Leapmotor B10 dan C10 yang diperkenalkan dalam GIIAS Surabaya 2026 di Grand City Convex, Surabaya, pada 26–30 Agustus 2026. Kehadiran dua model tersebut menjadi bagian dari langkah Leapmotor memperluas pasar kendaraan listrik sekaligus memperkenalkan konsep intelligent electric vehicle kepada konsumen Jawa Timur. SUV Listrik Cerdas Mulai Jadi Tren Baru Perkembangan kendaraan listrik kini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan baterai. Produsen mulai menggabungkan kendaraan listrik dengan perangkat lunak, sistem keselamatan, konektivitas, dan teknologi bantuan pengemudi. Konsep tersebut terlihat pada B10 dan C10 yang membawa pendekatan intelligent electric vehicle dengan berbagai teknologi terintegrasi. Leapmotor B10 Hadir sebagai SUV Kompak B10 diposisikan sebagai SUV listrik berukuran lebih kompak. Model ini membawa teknologi Cell-to-Chassis (CTC), panoramic sunroof sekitar 1,8 meter persegi, serta 16 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Teknologi tersebut membuat B10 tidak hanya mengandalkan sistem penggerak listrik, tetapi juga menawarkan berbagai fitur bantuan selama perjalanan. C10 Bawa Baterai 69,9 kWh Sementara itu, C10 menawarkan ukuran kabin yang lebih besar dan ditujukan untuk kebutuhan keluarga. C10 menggunakan baterai berkapasitas 69,9 kWh, penggerak roda belakang atau RWD, tenaga maksimum 165 kW, serta torsi 360 Nm. Jarak tempuh yang diberitakan mencapai hingga 503 kilometer dalam konfigurasi yang disebutkan oleh pihak Leapmotor. GAIKINDO juga mencatat C10 memiliki jarak tempuh hingga 478 kilometer berdasarkan standar NEDC, sehingga angka jarak tempuh perlu dilihat berdasarkan standar pengujian yang digunakan. Teknologi Mobil Tidak Berhenti di Baterai Salah satu perubahan besar pada kendaraan listrik modern adalah semakin pentingnya perangkat lunak. Leapmotor menyebut teknologi kendaraannya mencakup arsitektur EV, sistem baterai CTC, electric drive system, smart cockpit, hingga ADAS yang dikembangkan secara terintegrasi. Artinya, kendaraan listrik kini semakin mendekati konsep komputer berjalan yang memiliki sistem elektronik dan perangkat lunak kompleks. B10 dan C10 Punya Fitur Keselamatan Modern Fitur ADAS menjadi salah satu bagian penting dari kendaraan listrik generasi baru. Pada B10, terdapat 16 fitur ADAS yang dirancang membantu pengemudi dalam berbagai kondisi berkendara. Sementara C10 disebut telah memperoleh rating keselamatan lima bintang Euro NCAP, menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan untuk konsumen yang mengutamakan keamanan. Harga B10 Mulai Rp469 Juta Selama GIIAS Surabaya 2026, B10 ditawarkan dengan harga khusus sekitar Rp469 juta. Harga tersebut diberitakan sudah termasuk wall charger Zeeda Guardian Series dengan daya maksimal 7,7 kW. Sementara C10 ditawarkan sekitar Rp608 juta selama pameran. Harga dapat berubah setelah periode promosi pameran berakhir. Pasar Jawa Timur Jadi Sasaran Penting Keputusan membawa B10 dan C10 ke Surabaya bukan tanpa alasan. Jawa Timur merupakan salah satu wilayah penting dalam pasar otomotif nasional. GAIKINDO menyebut Jawa Timur konsisten berada di posisi tiga besar kontribusi penjualan kendaraan bermotor nasional. Karena itu, Surabaya menjadi lokasi strategis bagi produsen kendaraan listrik untuk memperluas pasar. GIIAS Surabaya Jadi Ajang Persaingan EV GIIAS Surabaya 2026 diikuti banyak merek kendaraan. GAIKINDO mencatat terdapat 26 merek kendaraan penumpang yang berpartisipasi, termasuk BYD, Chery, Hyundai, Leapmotor, Polytron, VinFast, Wuling, XPENG, dan berbagai merek lainnya. Kehadiran banyak pemain membuat persaingan kendaraan listrik di Jawa Timur semakin menarik. Konsumen memiliki lebih banyak pilihan dari sisi harga, teknologi, desain, hingga jarak tempuh. Konsumen Bisa Langsung Test Drive Teknologi kendaraan listrik tidak selalu mudah dipahami hanya melalui brosur. Karena itu, Leapmotor menyediakan fasilitas test drive selama pameran agar pengunjung dapat merasakan langsung B10 dan C10. Pengalaman langsung tersebut menjadi penting karena karakter kendaraan listrik berbeda dari mobil bermesin pembakaran internal. Ekosistem Layanan Ikut Dibangun Masuk ke pasar baru tidak cukup hanya menjual kendaraan. Produsen juga membutuhkan jaringan layanan, fasilitas perawatan, suku cadang, serta tempat bagi konsumen untuk mendapatkan informasi dan melakukan test drive. Leapmotor juga memperkuat kehadirannya di Jawa Timur melalui diler resmi di Surabaya. Kendaraan Listrik Makin Pintar Persaingan kendaraan listrik perlahan bergeser. Jika sebelumnya produsen berlomba menawarkan kapasitas baterai dan jarak tempuh, kini teknologi perangkat lunak, konektivitas, ADAS, dan smart cockpit ikut menjadi faktor pembeda. Perubahan tersebut membuat istilah SUV listrik cerdas semakin relevan dalam perkembangan industri otomotif. Tantangan Mobil Listrik di Indonesia Meski teknologi berkembang cepat, kendaraan listrik masih menghadapi sejumlah tantangan. Infrastruktur pengisian daya, harga kendaraan, kebiasaan konsumen, layanan purnajual, serta ketersediaan komponen menjadi beberapa faktor yang menentukan pertumbuhan pasar. Produsen harus memastikan teknologi yang ditawarkan dapat didukung ekosistem yang memadai. Jawa Timur Berpotensi Jadi Pasar EV Dengan jumlah merek yang semakin banyak dan aktivitas pameran yang tinggi, Jawa Timur berpotensi menjadi salah satu pasar penting kendaraan listrik. Kehadiran B10 dan C10 menambah pilihan bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan berbasis listrik. Persaingan ini pada akhirnya dapat mendorong produsen menghadirkan teknologi dan layanan yang semakin kompetitif. Kesimpulan Kehadiran SUV listrik cerdas B10 dan C10 di GIIAS Surabaya 2026 menunjukkan bahwa persaingan kendaraan listrik Indonesia semakin berkembang. B10 menawarkan teknologi CTC, 16 fitur ADAS, dan harga pameran sekitar Rp469 juta. Sementara C10 hadir dengan baterai 69,9 kWh, penggerak RWD, serta berbagai fitur teknologi dan keselamatan. Masuknya model baru tersebut membuat konsumen Jawa Timur memiliki lebih banyak pilihan kendaraan listrik. Era mobil listrik kini tidak hanya soal bebas bensin. Mobil juga semakin pintar, terkoneksi, dan mampu membantu pengemudi melalui teknologi digital. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Larry Jackson [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Agentic AI Sektor Keuangan Bisa Transaksi Sendiri, Regulasi Didorong