0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Seseorang Baru Saja Masuk ke Kolam

Cipratan air merupakan pusat cerita lukisan tersebut.

Penonton tidak melihat siapa yang melompat.

Tidak terlihat tubuh manusia di udara ataupun di dalam air.

Yang tersisa hanyalah akibat dari tindakan tersebut.

Seseorang baru saja masuk ke kolam.

Hockney dengan sengaja membiarkan manusia itu berada di luar pandangan.

Akibatnya, penonton dipaksa membayangkan sendiri apa yang terjadi beberapa detik sebelumnya.

Lukisan yang tampak diam akhirnya terasa mempunyai cerita.

Cipratan Beberapa Detik Dilukis Berhari-hari

Di sinilah paradoks A Bigger Splash menjadi menarik.

Cipratan air di dunia nyata hanya bertahan sesaat.

Dalam hitungan detik, permukaan kolam kembali tenang.

Namun Hockney membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk melukiskan efek tersebut.

Ia pernah menjelaskan ketertarikannya pada gagasan bahwa sesuatu yang terjadi begitu cepat dapat membutuhkan waktu lama untuk direpresentasikan dalam sebuah lukisan.

Dengan kuas kecil, bentuk percikan putih dibuat secara hati-hati.

Sesuatu yang spontan berubah menjadi objek yang direncanakan.

Satu detik dibekukan menjadi permanen.

Terinspirasi Kehidupan California

Hockney pindah ke Los Angeles pada dekade 1960-an dan segera tertarik dengan lingkungan visual California.

Cahaya matahari.

Rumah modern.

Langit terbuka.

Dan terutama:

kolam renang.

Bagi Hockney yang berasal dari Inggris, kolam renang pribadi merupakan simbol gaya hidup California yang terasa berbeda dari lingkungan tempat ia tumbuh.

Kolam kemudian muncul berulang kali dalam karya-karyanya.

Namun melukis air memberikan tantangan unik.

Air transparan.

Permukaannya terus berubah.

Pantulan cahaya bergerak.

Tidak ada satu bentuk permanen yang dapat digunakan untuk menggambarkannya.

A Bigger Splash menjadi salah satu eksperimen Hockney untuk mengubah sesuatu yang cair menjadi bahasa visual sederhana.

Rumahnya Terlihat Hampir Terlalu Sempurna

Jika cipratan air terlihat liar, lingkungan di sekelilingnya justru sangat teratur.

Bangunan dibuat dengan garis lurus.

Langit merupakan bidang biru yang relatif rata.

Kolam mempunyai bentuk geometris.

Komposisinya hampir seperti gambar arsitektur.

Kontras tersebut disengaja.

Di tengah dunia yang sangat terkontrol, tiba-tiba muncul ledakan air yang tidak beraturan.

Geometri bertemu kekacauan.

Itulah yang membuat mata langsung tertarik menuju percikan putih di tengah kolam.

Foto Ikut Berperan dalam Prosesnya

Hockney menggunakan fotografi sebagai salah satu referensi ketika mengembangkan lukisan kolam renangnya.

Foto mempunyai kemampuan yang saat itu sangat menarik:

kamera dapat membekukan gerakan yang terlalu cepat untuk diamati mata secara detail.

Cipratan air adalah contoh sempurna.

Manusia biasanya hanya melihatnya sebagai gerakan singkat.

Foto mengubahnya menjadi bentuk.

Hockney kemudian mengambil gagasan tersebut dan memindahkannya ke media lukisan.

Tetapi hasil akhirnya bukan sekadar reproduksi foto.

Warna, ruang dan bentuk disederhanakan sehingga menghasilkan dunia yang terasa nyata sekaligus buatan.

Kenapa Tidak Ada Manusia?

Ketidakhadiran manusia menjadi salah satu bagian paling kuat dari lukisan tersebut.

Banyak lukisan menceritakan sebuah tindakan dengan memperlihatkan pelakunya.

A Bigger Splash melakukan kebalikannya.

Hockney hanya menunjukkan bukti bahwa seseorang pernah berada di sana.

Cipratan menjadi semacam jejak.

Seperti melihat pintu yang masih bergerak setelah seseorang meninggalkan ruangan.

Atau kursi yang masih bergoyang setelah orang yang duduk di atasnya pergi.

Penonton melihat akibatnya dan otomatis membangun kejadian di dalam pikirannya.

Judulnya Juga Mempunyai Cerita

Sebelum A Bigger Splash, Hockney telah membuat karya lain dengan tema kolam dan percikan air.

Judul “bigger splash” menegaskan eksplorasinya terhadap motif tersebut dalam skala dan komposisi yang semakin kuat.

Lukisan ini dibuat menggunakan cat akrilik pada kanvas dan berukuran sekitar 242,5 × 243,9 sentimeter.

Ukuran yang hampir persegi dan cukup besar membuat penonton seolah berhadapan langsung dengan pemandangan California tersebut.

Karya itu kemudian masuk koleksi Tate.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong mahjong gila4d vertu789 karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto slot gacor karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto karatetoto kaskus288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 sarang288 ayamtoto slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor apk slot slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor ketua288 slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor slot gacor