0 0 Read Time:2 Minute, 17 Second London, Inggris – Dunia seni bersiap menyaksikan pertemuan unik antara David Shrigley dan lukisan Old Masters. Seniman kontemporer Inggris yang terkenal dengan gambar sederhana, humor absurd, dan tulisan satir tersebut akan menggelar pameran besar di Dulwich Picture Gallery, London. Alih-alih sekadar memajang karya kontemporer di ruang terpisah, Shrigley akan merespons koleksi bersejarah museum tersebut. Karya barunya akan ditempatkan bersama lukisan seniman Belanda dan Flemish abad ke-17. Konsep itu membuka dialog yang tidak biasa antara karya seni yang terpisah ratusan tahun. David Shrigley dan Lukisan Old Masters Bertemu Pameran ini akan mempertemukan gaya khas Shrigley dengan karya dari nama-nama besar seperti Rembrandt, Jan Steen, dan Pieter Brueghel the Younger. Shrigley dikenal menggunakan gambar yang terlihat sederhana untuk menyampaikan humor, kecanggungan, serta pengamatan mengenai perilaku manusia. Menariknya, kehidupan sehari-hari dan tingkah manusia juga menjadi bagian penting dalam sejumlah karya Old Masters. Kesamaan tersebut akan digunakan untuk melihat bagaimana humor dan perilaku sosial dapat muncul dalam seni dari periode yang sangat berbeda. Karya Baru Dibuat Khusus untuk Pameran Pengunjung nantinya tidak hanya melihat karya Shrigley yang sudah terkenal. Seniman tersebut akan menghasilkan karya-karya baru sebagai respons terhadap koleksi Dulwich Picture Gallery. Beberapa karya bersejarah dari koleksi permanen dan pinjaman penting dari Inggris juga direncanakan hadir. Hasilnya dapat menciptakan pengalaman museum yang berbeda. Lukisan klasik yang biasanya dilihat melalui konteks sejarah seni akan memperoleh “teman” kontemporer dengan pendekatan humor khas Shrigley. Pameran Museum Inggris Pertamanya Sejak 2012 Pameran tersebut juga memiliki arti khusus dalam perjalanan karier sang seniman. Menurut pengumuman terbaru, proyek di Dulwich Picture Gallery akan menjadi pameran tunggal Shrigley di museum publik Inggris yang pertama sejak 2012. Rentang waktu yang panjang tersebut membuat proyek ini menjadi salah satu agenda seni Inggris yang menarik untuk 2027. Pameran dijadwalkan berlangsung mulai 25 Mei hingga 5 September 2027. Humor Ternyata Sudah Ada dalam Seni Berabad-abad Konsep David Shrigley dan lukisan Old Masters sekaligus menantang anggapan bahwa karya museum klasik selalu serius. Sejumlah lukisan Belanda dan Flemish menggambarkan kehidupan sehari-hari, karakter manusia, situasi sosial, hingga adegan yang mengandung humor. Shrigley akan menggunakan pendekatan kontemporernya untuk menyoroti sisi tersebut. Perbedaannya terletak pada bahasa visual. Old Masters menggunakan teknik lukisan yang sangat detail, sedangkan Shrigley justru terkenal dengan garis sederhana dan kalimat singkat yang sering terasa seperti lelucon absurd. Seni Berusia Ratusan Tahun Mendapat Perspektif Baru Pertemuan dua dunia tersebut menunjukkan bahwa museum tidak harus memperlakukan koleksi lama sebagai benda yang terpisah dari budaya masa kini. Karya kontemporer dapat digunakan untuk mengajak pengunjung melihat lukisan bersejarah dari sudut pandang baru. Pameran David Shrigley dan lukisan Old Masters akan mencoba melakukan hal tersebut melalui humor. Ketika dibuka pada Mei 2027, pengunjung dapat melihat bagaimana karya berusia ratusan tahun berdialog dengan seni kontemporer yang sengaja dibuat sederhana, aneh, dan menggelitik. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Larry Jackson [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Lukisan Renoir, Cézanne dan Matisse Senilai Jutaan Euro Ditemukan Lagi, Polisi Italia Bongkar Jejak Pencurian Museum Ruang Rahasia di Rumah Iris Murdoch Ungkap Lebih dari 80 Karya Seni yang Tersembunyi Puluhan Tahun