0 0 Read Time:1 Minute, 54 Second Wina, Austria – Dunia seni mendapat kejutan dari sebuah karya yang sebelumnya tidak banyak diperhitungkan. Lukisan Bernini yang baru teridentifikasi ditemukan bukan melalui penggalian atau koleksi pribadi rahasia, melainkan dari koleksi museum sendiri. Kunsthistorisches Museum mengungkap bahwa Portrait of an Old Man, yang sebelumnya tersimpan tanpa atribusi seniman yang meyakinkan, kini dinilai sebagai karya Gian Lorenzo Bernini, tokoh besar seni Barok Italia. Lukisan Bernini Baru Teridentifikasi Bernini jauh lebih terkenal sebagai pematung dan arsitek. Karya-karya monumentalnya membantu membentuk wajah Roma pada abad ke-17. Karena itu, munculnya sebuah lukisan yang kini dikaitkan dengannya mempunyai arti khusus bagi penelitian sejarah seni. Portrait of an Old Man memperlihatkan bahwa koleksi museum yang sudah dipelajari selama bertahun-tahun masih dapat menyimpan kejutan. Sempat “Diasingkan” ke Ruang Penyimpanan Bagian paling menarik dari cerita ini adalah perjalanan lukisan tersebut. Karya itu sebelumnya tidak memiliki atribusi yang cukup kuat sehingga akhirnya berada di ruang penyimpanan museum. Namun, penelitian baru membuat statusnya berubah drastis. Dari lukisan yang nyaris tidak dikenal publik, kini karya tersebut mendapatkan perhatian karena dikaitkan dengan salah satu seniman paling berpengaruh dalam sejarah seni Eropa. Siapa Gian Lorenzo Bernini? Bernini lahir pada 1598 dan menjadi salah satu figur utama Barok Italia. Namanya identik dengan patung-patung yang memiliki gerakan dramatis, ekspresi emosional dan detail luar biasa. Ia juga mempunyai pengaruh besar terhadap arsitektur Roma. Karena reputasinya tersebut, setiap karya baru yang dapat dikaitkan secara meyakinkan dengan Bernini berpotensi memberikan informasi tambahan mengenai perkembangan teknik dan praktik artistiknya. Museum Bisa Menyimpan “Harta Karun” Tak Dikenal Kasus ini menunjukkan bahwa penemuan besar dalam dunia seni tidak selalu terjadi ketika seseorang membeli lukisan murah di pasar loak. Museum-museum besar mempunyai gudang yang berisi ribuan karya. Sebagian objek mungkin telah masuk koleksi sejak puluhan bahkan ratusan tahun lalu ketika metode penelitian masih terbatas. Perubahan atribusi dapat terjadi setelah kurator menggunakan dokumentasi sejarah, analisis gaya, penelitian asal-usul karya dan teknologi pemeriksaan material. Dari Gudang Menuju Galeri Museum Kunsthistorisches Museum kini berencana memperkenalkan lukisan tersebut kepada publik. Perubahan nasibnya sangat mencolok. Sebelumnya ia hanyalah sebuah potret tua dengan identitas pencipta yang tidak pasti. Setelah penelitian baru, karya itu kini membawa nama Bernini. Penemuan tersebut menjadi pengingat bahwa salah satu “karya baru” paling menarik dalam dunia seni terkadang sebenarnya sudah berusia ratusan tahun—dan selama ini hanya menunggu seseorang mengenalinya. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Larry Jackson [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Dicuri dalam 3 Menit, Lukisan Cézanne, Renoir dan Matisse Senilai €9 Juta Akhirnya Ditemukan Terkubur Hampir 2.000 Tahun, Fresko Pompeii Kembali Bersinar Setelah Restorasi Besar