0 0 Read Time:2 Minute, 14 Second Pameran seni di Museum MACAN terus menarik perhatian pencinta seni di Jakarta. Museum MACAN membuka rangkaian pameran 2026 hingga 7 Oktober 2026. Rangkaian ini menawarkan karya dari seniman Indonesia dan Asia Tenggara. Selain itu, pengunjung dapat melihat seni melalui tema sejarah, teknologi, lingkungan, dan perubahan sosial. Pameran Seni di Museum MACAN Hadirkan Riar Rizaldi Salah satu agenda utama datang dari seniman Indonesia Riar Rizaldi. Ia menghadirkan Period Piece sebagai pameran museum pertamanya di Indonesia. Pameran tersebut berlangsung sejak 13 Juni hingga 7 Oktober 2026. Riar menggabungkan seni media baru dan film dalam karya yang mengangkat teknologi serta sejarah kolonial. Selain itu, Riar menggunakan pengalaman pribadi sebagai bagian dari gagasan pameran. Ia mengingat kembali Pasundan Theatre di Bandung yang ia kenal saat masih kecil. Karya utama dalam pameran ini bernama Bioskop Asymptotic (2026). Instalasi tersebut mengubah pengalaman menonton film menjadi ruang untuk melihat ingatan, waktu, dan sejarah. Menelan Cakrawala Membahas Lanskap Berikutnya, Museum MACAN menghadirkan Menelan Cakrawala. Pameran ini mengajak pengunjung melihat lanskap melalui sudut pandang yang berbeda. Karya-karya dalam pameran tersebut membahas perubahan lanskap dan hubungan kekuasaan. Ceritanya bergerak dari masa kolonial hingga perkembangan kapitalisme modern. Karena itu, pengunjung tidak hanya menikmati bentuk visual. Mereka juga dapat memikirkan kembali hubungan manusia dengan lingkungan. Seniman Asia Tenggara Ikut Meramaikan Pameran seni di Museum MACAN juga menghadirkan seniman dari kawasan Asia Tenggara. Salah satunya ialah Marcos Kueh dari Sarawak. Ia membawa Kenyalang Circus yang menggunakan pendekatan seni tekstil. Selanjutnya, Dawn Ng dari Singapura menghadirkan Atlantis II. Proyek tersebut menjadi bagian dari karya berkelanjutan yang ia mulai pada 2024. Museum MACAN juga mengajak anak-anak mengenal seni melalui Ruang Seni Anak Ruth Marbun: Beradu Padu. Program ini berlangsung hingga 7 Oktober 2026. Satu Tiket Membuka Lima Pameran Pengunjung dapat menikmati lima rangkaian program dengan satu tiket. Paket tersebut mencakup Period Piece, Menelan Cakrawala, Kenyalang Circus, Atlantis II, dan Beradu Padu. Dengan pilihan tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai bentuk seni dalam satu kunjungan. Mereka juga dapat melihat perbedaan pendekatan dari setiap seniman. Selain itu, Museum MACAN menyediakan program publik yang memperluas pengalaman pengunjung. Program tersebut membantu masyarakat memahami karya melalui diskusi dan kegiatan edukasi. Museum MACAN Buka Setiap Selasa hingga Minggu Museum MACAN membuka layanan kunjungan pada Selasa hingga Minggu pukul 10.00–18.00 WIB. Pengunjung dapat masuk hingga pukul 17.30 WIB. Sementara itu, Museum MACAN tutup setiap Senin. Lokasinya berada di AKR Tower Level M, Jalan Panjang No. 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dengan jadwal hingga Oktober, pencinta seni masih memiliki waktu untuk menikmati seluruh rangkaian pameran. Pameran seni di Museum MACAN menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar melihat karya. Melalui seni, pengunjung dapat memahami sejarah, teknologi, lingkungan, dan perubahan kehidupan dari sudut pandang yang lebih luas. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Larry Jackson [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation JIPFest 2026 Hadirkan 50 Proyek Seni dari 19 Negara, Fotografi Jadi Ruang Membaca Perubahan