0 0 Read Time:2 Minute, 5 Second Michaelina Wautier kembali dikenal dunia seni setelah penelitian panjang selama lebih dari tiga dekade. Kisah tersebut bermula pada 1993 ketika sejarawan seni Katlijne Van der Stighelen melihat sebuah lukisan yang nyaris terlupakan di ruang penyimpanan museum Vienna. Lukisan itu kemudian membuka jalan menuju penyelidikan mengenai seorang pelukis perempuan yang pernah memiliki reputasi tinggi pada abad ke-17. Michaelina Wautier Lama Terlupakan Michaelina Wautier merupakan seniman Flemish yang hidup pada abad ke-17. Ia menghasilkan berbagai karya, mulai dari potret hingga lukisan dengan tema religius dan kehidupan sehari-hari. Namun, namanya kemudian menghilang dari sejarah seni arus utama. Sebagian karyanya bahkan pernah dikaitkan dengan seniman laki-laki atau dengan saudara laki-lakinya. Kondisi tersebut membuat kontribusi Wautier sulit dikenali selama bertahun-tahun. Penelitian Berlangsung 33 Tahun Van der Stighelen tidak berhenti setelah menemukan lukisan tersebut. Ia menelusuri arsip, koleksi museum, katalog lama, dan berbagai karya yang diduga berkaitan dengan Wautier. Perjalanannya dapat digambarkan seperti ini: 1993 → LUKISAN DITEMUKAN → ARSIP DITELITI → ATRIBUSI DIPERIKSA → KARYA LAIN DICARI → NAMA WAUTIER KEMBALI Proses tersebut berlangsung selama lebih dari tiga dekade. Lima Lukisan yang Hilang Ikut Ditemukan Terobosan besar terjadi pada 2020. Serangkaian karya Wautier berjudul The Five Senses ditemukan kembali setelah lama dianggap hilang. Kelima lukisan tersebut membantu menunjukkan kemampuan artistik dan keberagaman karya Wautier. Penemuan tersebut juga memperkuat penelitian mengenai identitas sang pelukis. Karyanya Akhirnya Dipamerkan di London Pada 2026, perjalanan panjang tersebut mencapai titik penting. Karya Michaelina Wautier tampil dalam pameran besar di Royal Academy of Arts, London. Pameran tersebut membawa perhatian baru terhadap seorang seniman yang selama berabad-abad tidak memperoleh tempat yang sebanding dengan kualitas karyanya. Dunia seni akhirnya dapat melihat Wautier bukan sebagai catatan kaki sejarah, melainkan sebagai salah satu suara menarik dalam seni Baroque Eropa. Teknologi Juga Membantu Membongkar Lukisan Lama Kasus Wautier mencerminkan perubahan besar dalam penelitian seni modern. Museum sekarang dapat menggabungkan penelitian arsip dengan teknologi seperti pencitraan inframerah dan sinar-X untuk memeriksa lapisan tersembunyi pada lukisan. Teknik serupa bahkan digunakan di Belvedere, Vienna, dan berhasil mengungkap figur Cupid yang tersembunyi di bawah lapisan cat pada sebuah karya Johann Baptist Lampi. Artinya: LUKISAN → X-RAY → LAPISAN CAT → DETAIL TERSEMBUNYI → SEJARAH DIKOREKSI Satu Lukisan Bisa Mengubah Sejarah Seni Kisah Michaelina Wautier menunjukkan bahwa museum tidak hanya menyimpan karya yang sudah dipahami sepenuhnya. Gudang dan koleksi lama masih dapat menyimpan lukisan dengan identitas yang salah atau cerita yang belum terungkap. Sebuah karya yang nyaris terlupakan pada 1993 akhirnya memicu penelitian selama 33 tahun dan membantu mengembalikan nama seorang seniman perempuan ke panggung sejarah seni Eropa. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Larry Jackson [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Dikira Lukisan Tiruan, Karya Seharga £150 Ternyata Diduga Salvador Dalí Asli Lukisan Batu 2.000 Tahun Tetap Merah, Rahasianya Ternyata Darah Manusia