0 0 Read Time:1 Minute, 45 Second Sebuah lukisan yang selama bertahun-tahun tersimpan di gudang National Museum of Norway kembali menjadi perhatian dunia seni. Karya Still Life with Small Game and Grapes on a Gilded Tazza, yang dibuat sekitar 1620, kini dikaitkan dengan pelukis Flemish Clara Peeters setelah sebelumnya tercatat sebagai karya anonim. Penemuan tersebut menarik karena Peeters merupakan salah satu perempuan perintis dalam perkembangan lukisan still life Eropa pada awal abad ke-17. Karyanya kini berada di berbagai museum besar, termasuk Prado di Madrid, Ashmolean Museum di Oxford, dan Metropolitan Museum of Art di New York. Awalnya Dikira Karya Ambrosius Brueghel Lukisan tersebut dahulu pernah dikaitkan dengan Ambrosius Brueghel. Namun, atribusi itu kemudian ditinjau ulang pada awal abad ke-20 dan karya tersebut akhirnya dikategorikan sebagai buatan seniman anonim. Akibatnya, lukisan lebih banyak menghabiskan waktunya di tempat penyimpanan museum daripada dipamerkan kepada publik. Kurator Mulai Curiga pada 2022 Titik balik terjadi ketika kurator Cynthia Osiecki melihat karya tersebut pada 2022. Setelah mempelajari karya-karya Peeters, ia menemukan sejumlah kemiripan yang membuatnya mempertanyakan identitas seniman sebenarnya. Penelitian kemudian dilakukan dengan membandingkan material dan komposisi lukisan dengan karya Peeters lainnya. Panel Kayunya Jadi Petunjuk Salah satu bukti menarik berasal dari panel kayu yang menjadi media lukisan. Osiecki menemukan panel tersebut berasal dari pemasok yang juga sering digunakan Peeters. Susunan burung, anggur, hazelnut, serta penggunaan tazza atau piring berkaki juga menunjukkan kemiripan dengan karya-karya sang pelukis. Ada Misteri Tanda Tangan yang Hilang Masalahnya, Peeters dikenal sering membubuhkan tanda tangan pada karyanya, sedangkan lukisan Oslo tersebut tidak memiliki tanda tangan yang terlihat. Namun, bagian bawah panel mengalami kerusakan akibat woodworm. Menariknya, bagian yang rusak tersebut merupakan lokasi yang biasa digunakan Peeters untuk menempatkan tanda tangannya. Lukisan Kembali Mendapat Tempat Istimewa Setelah lama berada di penyimpanan, karya tersebut kini mendapat perhatian baru dan menjadi bagian penting dalam pameran Woman Painter, yang menampilkan seniman perempuan aktif antara 1550 hingga 1650. Kisah lukisan Clara Peeters ini memperlihatkan bahwa gudang museum masih dapat menyimpan karya yang identitas dan nilai sejarahnya belum sepenuhnya terungkap. Penelitian ulang terhadap koleksi lama bahkan dapat mengubah pemahaman mengenai posisi seniman perempuan dalam sejarah seni Eropa. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Larry Jackson [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Lukisan Renoir, Cézanne dan Matisse Senilai Rp166 Miliar Ditemukan Lagi, Polisi Italia Bongkar Pencurian Museum